Posisi tertutup (closed position) adalah aset yang tidak lagi kamu pantau setelah riwayat transaksinya mencapai nol lembar saham tersisa. Dengan mengaktifkan Keep closed positions, posisi yang memenuhi syarat akan tetap terlihat di Holdings.
Sebuah posisi harus memenuhi semua persyaratan berikut:
Posisi mode Simple, entri kas, dan posisi dengan sisa saham tidak akan disimpan oleh pengaturan ini.
Sebagai contoh, bayangkan kamu membeli 10 lembar saham, menjual seluruh 10 lembar tersebut, lalu berhenti mengikuti sahamnya. Dengan Keep closed positions yang aktif, saham tersebut akan tetap ada di bawah kategori Closed lengkap dengan profit atau loss serta persentasenya.
Jika kamu hanya menjual 8 dari 10 lembar saham, posisi tersebut masih memiliki sisa 2 lembar. Jadi, ini tidak dianggap sebagai closed position.
Pengaturan akan langsung tersimpan dan tampilan Holdings akan diperbarui. Setelah kamu mencatat penjualan lengkap dan berhenti mengikuti aset tersebut, posisi yang memenuhi syarat akan muncul di bawah Closed.
Baris closed position yang disimpan tidak memiliki sisa saham atau nilai pasar aktif. Pengaturan ini menggunakan riwayat transaksi yang tersimpan untuk menampilkan performa terealisasi (realized performance), tetapi tidak akan berlangganan kembali ke aset tersebut atau mengubahnya kembali menjadi holding yang aktif.
Mematikan pengaturan ini akan menyembunyikan baris closed position yang memenuhi syarat dari Holdings, tetapi tidak menghapus transaksinya. Jika kamu mengaktifkannya lagi, baris-baris tersebut bisa muncul kembali beserta riwayat transaksinya.