Peringatan Harga Saham

Price alerts bakal kasih tahu kamu kalau harga saham bergerak di atas atau di bawah target yang sudah kamu tentukan. Kamu bisa bikin price alerts sebanyak yang kamu mau, termasuk bikin beberapa alert untuk saham yang sama.

Buat dan lihat alert di halaman detail saham, atau kelola semua alert aktif kamu di Profile → Settings → Data → Price Alerts.

Cari alert untuk sebuah saham

  1. Buka saham dari portofolio kamu atau lewat pencarian.
  2. Untuk bikin alert, pilih ikon bell-plus di pojok kanan atas halaman saham tersebut.
  3. Masukkan Target Price, pilih One Time atau Once a Day, dan pilih channel notifikasi kamu. Pilihan-pilihannya dijelaskan di bawah ya.
  4. Pilih Save.

Untuk melihat alert yang sudah ada untuk saham tersebut, scroll ke bagian Your Alerts di halaman detailnya. Pilih salah satu alert untuk buka pengaturannya. Bagian ini bakal muncul kalau saham tersebut punya alert yang aktif.

Ikon bell-plus nggak tersedia untuk aset custom atau akun custom.

Atur target price

Masukkan Target Price dalam mata uang yang muncul di editor.

Shortcut -10%, -5%, 0%, +5%, dan +10% bakal menghitung target berdasarkan harga saham saat kamu buka editornya. Contohnya, kalau harganya $100, pilih -5% bakal pasang target di $95, dan pilih +5% bakal pasang target di $105.

Shortcut ini bakal menetapkan harga tetap. Target yang sudah disimpan nggak bakal berubah otomatis pas harga sahamnya gerak.

Stock Events bakal nentuin arah alert pas kamu simpan:

  • Target di bawah harga saham saat editor dibuka bakal mantau kalau harga turun di bawah target tersebut.
  • Target yang sama atau di atas harga saat editor dibuka bakal mantau kalau harga naik di atas target tersebut.

Dalam contoh $100 tadi, alert $95 bakal bunyi pas harga di bawah $95, dan alert $105 bakal bunyi pas harga di atas $105. Kalau harganya pas banget sama target, alert nggak bakal bunyi. Shortcut 0% bakal pakai harga saat itu dan mantau kalau ada pergerakan di atasnya.

Kalau riwayat harganya sudah cukup, editor bakal nampilin chart harga historis dengan garis yang menandai target kamu. Garis target ini bakal update otomatis pas kamu ubah nilainya.

Pilih seberapa sering mau dikasih notifikasi

  • One Time: Alert cuma bunyi sekali terus bakal hilang dari Your Alerts dan halaman Price Alerts. Bikin alert baru lagi ya kalau kamu mau pantau saham itu lagi.
  • Once a Day: Alert bakal tetap aktif dan maksimal kasih notifikasi sekali sehari kalau update harga memenuhi syaratnya. Bisa bunyi lagi di hari berikutnya selama harga masih di atas atau di bawah target; harganya nggak perlu balik lewat garis target dulu kok.

Stock Events mengevaluasi alert pas dapet update harga. Waktu notifikasi tergantung pada update dan pengirimannya, jadi Once a Day bukan berarti notifikasi bakal muncul di jam yang tetap ya.

Pilih notifikasi push dan email

Push dan Email adalah saklar terpisah buat tiap alert. Kamu bisa pakai salah satu atau keduanya. Alert baru biasanya Push aktif dan Email mati. Pastikan minimal ada satu channel yang aktif biar kamu bisa terima notifikasi.

  • Push: Ngirim notifikasi push ke perangkat kamu. Stock Events juga butuh izin buat kirim notifikasi di pengaturan perangkat kamu. Kalau editor nampilin peringatan izin, pilih Open Settings dan izinkan notifikasinya.
  • Email: Ngirim alert ke alamat email yang terhubung sama akun Stock Events kamu. Pengiriman email butuh aktivitas akun dalam 30 hari terakhir ya.

Buat cek pengaturan email kamu:

  1. Buka Profile.
  2. Pilih Settings, lalu Security.
  3. Kalau kamu pakai login password, pilih Email address buat cek atau ganti alamat emailnya. Kalau nggak, pilih Setup Login buat atur login kamu.

Setelah pilih target, frekuensi, dan channel notifikasi di editor alert, pilih Save.

Lihat, edit, dan hapus semua price alerts

  1. Buka Profile.
  2. Pilih Settings.
  3. Pilih Data.
  4. Pilih Price Alerts.

Halaman ini nampilin semua alert aktif kamu di berbagai saham, nggak peduli portofolio mana yang lagi kamu pilih. Tarik ke bawah di daftar tersebut buat refresh.

Tiap alert nampilin target price dan panah yang nunjukin apakah dia mantau pergerakan di atas atau di bawah target. Ikon repeat menandakan alert Once a Day. Persentase di sebelah kanan nunjukin jarak dari harga saham sekarang ke targetnya.

Buat edit alert, pilih di sini atau di bawah Your Alerts di halaman saham. Ubah Target Price, frekuensi, pengaturan Push, atau Email, lalu pilih Save. Pas disimpan, arah alert bakal dihitung ulang pakai harga saham saat kamu buka editornya.

Buat hapus alert:

  1. Pilih alertnya buat buka editor.
  2. Pilih ikon sampah di pojok kanan atas.
  3. Pas muncul Are you sure?, pilih CONTINUE.

Kalau nggak ada alert aktif yang tersisa, halamannya bakal nampilin No price alerts set yet. Alert One Time yang sudah selesai nggak bakal masuk daftar. Buat bikin alert baru, balik ke halaman detail saham dan pilih ikon bell-plus.

Kalau alert nggak masuk

  • Cek target dan arahnya. Harga saham harus di atas atau di bawah target yang disimpan sesuai arah yang dipilih. Kalau harganya pas banget sama target, alert nggak bakal bunyi. Cek juga mata uang yang muncul di editor.
  • Cek harga di Stock Events. Alert bergantung sama update harga yang diterima Stock Events. Harga yang muncul di tempat lain mungkin beda atau update di waktu yang berbeda.
  • Cek apakah alertnya masih aktif. Alert One Time bakal hilang setelah bunyi. Alert Once a Day mungkin sudah kasih notifikasi buat hari itu.
  • Cek channel pengirimannya. Buka alertnya dan pastiin Push, Email, atau keduanya sudah aktif, terus pilih Save.
  • Buat notifikasi push, cek izin perangkat. Pakai Open Settings di peringatan izin editor kalau notifikasinya dimatikan.
  • Buat email, cek alamat yang terhubung dan folder spam. Pastikan pengaturan email kamu benar di Profile → Settings → Security dan kamu sudah pakai akun kamu dalam 30 hari terakhir.